▴cover Keperawatan Trenggalek▴ - KEBUGARAN PEGAWAI, FONDASI KINERJA UNGGUL POLKESMA KAMPUS V TRENGGALEK
- POLKESMA BE EXPERT GO GLOBAL: YUDISIUM AKHIR PROGRAM PRODIGA CETAK LULUSAN UNGGUL & PROFESIONAL
- SINERGI POLKESMA DAN PEMERINTAH DAERAH PERKUAT PENGEMBANGAN KAMPUS TRENGGALEK
- UPACARA HUT KE-81 REPUBLIK INDONESIA PERKUAT NASIONALISME SIVITAS AKADEMIKA POLKESMA V TRENGGALEK
- IPE POLKESMA PERKUAT POSYANDU ILP SALAMREJO TRENGGALEK SEBAGAI PUSAT EDUKASI PTM DIABETES MELLITUS
- SEMARAK HUT RI KE-81 HARI KEDUA: POLKESMA V TRENGGALEK MAKIN KOMPAK, SERU DAN SPORTIF
- SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81, POLKESMA KAMPUS V TRENGGALEK HADIRKAN PARADE BUSANA
- CAPPING DAY 2026 : TONGGAK PROFESIONALISME MAHASISWA PRODI D-III KEPERAWATAN KAMPUS KAB. TRENGGALEK
- UTS GENAP PRODI TRENGGALEK : KUATKAN EVALUASI AKADEMIK MENUJU PERAWAT UNGGUL DALAM KEPERAWATAN DM
- PENGUATAN MUTU AKADEMIK MELALUI RAPAT MONEV TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2025/2026
KEBUGARAN PEGAWAI, FONDASI KINERJA UNGGUL POLKESMA KAMPUS V TRENGGALEK

Trenggalek, 10 September 2026 – Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek, Poltekkes Kemenkes Malang, melaksanakan Pengukuran Kebugaran Pegawai sebagai bagian dari implementasi program peningkatan derajat kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai BLU Non ASN. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat pemberitahuan Direktur Poltekkes Kemenkes Malang mengenai pelaksanaan pengukuran kebugaran bagi seluruh pegawai di lingkungan Poltekkes Kemenkes Malang yang diselenggarakan secara bertahap di seluruh kampus.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh ASN dan Pegawai BLU Non ASN Kampus V Trenggalek ini bertujuan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi kesehatan dan tingkat kebugaran pegawai melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan dasar. Pemeriksaan meliputi pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) yang terdiri atas berat badan, tinggi badan, dan lingkar pinggang, pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, serta asam urat sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM).
Pelaksanaan pengukuran kebugaran tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan kesehatan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di lingkungan institusi pendidikan kesehatan. Melalui kegiatan ini, setiap pegawai memperoleh informasi mengenai status kesehatannya sehingga dapat melakukan upaya pencegahan maupun perbaikan gaya hidup secara lebih dini dan berkelanjutan.
Selain pemeriksaan kesehatan, seluruh pegawai juga diwajibkan mengikuti Tes Kebugaran Metode Rockport menggunakan aplikasi Sistem Pengukuran Kebugaran Jasmani (SIPGAR) yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tes ini merupakan metode pengukuran kapasitas kebugaran kardiorespirasi yang dilakukan melalui aktivitas berjalan cepat sesuai prosedur aplikasi SIPGAR. Hasil pengukuran kemudian diunggah sebagai bagian dari pelaporan kebugaran pegawai di lingkungan Poltekkes Kemenkes Malang.
Ketua Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa kesehatan pegawai merupakan modal utama dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas.
"Sumber daya manusia yang sehat akan menghasilkan kinerja yang optimal. Melalui pengukuran kebugaran ini, setiap pegawai diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit. Hal ini menjadi bagian dari budaya mutu dan budaya kerja sehat yang terus dibangun di lingkungan Polkesma Kampus V Trenggalek," ujarnya.
Data hasil pemeriksaan memberikan gambaran kondisi kesehatan individu yang selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan program promosi kesehatan, peningkatan aktivitas fisik, serta pembinaan kebugaran pegawai secara berkesinambungan. Pendekatan ini sejalan dengan paradigma pelayanan kesehatan yang menitikberatkan pada aspek promotif dan preventif dibandingkan kuratif.
Sebagai institusi pendidikan di bawah Kementerian Kesehatan, Polkesma Kampus V Trenggalek berkomitmen untuk menjadi teladan dalam penerapan budaya hidup sehat di lingkungan kerja. Upaya menjaga kesehatan pegawai tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas dan kualitas pelayanan akademik, tetapi juga memperkuat peran institusi dalam mencetak tenaga kesehatan vokasi yang profesional, sehat, dan berdaya saing.
Melalui pelaksanaan Pengukuran Kebugaran Pegawai ini diharapkan seluruh sivitas akademika semakin menyadari bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang produktif, berkinerja tinggi, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan secara optimal kepada masyarakat.
"Pegawai Sehat, Kinerja Meningkat, Pelayanan Berkualitas, dan Polkesma Semakin Unggul."


.jpg)


