▴cover Keperawatan Trenggalek▴ - KEBUGARAN PEGAWAI, FONDASI KINERJA UNGGUL POLKESMA KAMPUS V TRENGGALEK
- POLKESMA BE EXPERT GO GLOBAL: YUDISIUM AKHIR PROGRAM PRODIGA CETAK LULUSAN UNGGUL & PROFESIONAL
- SINERGI POLKESMA DAN PEMERINTAH DAERAH PERKUAT PENGEMBANGAN KAMPUS TRENGGALEK
- UPACARA HUT KE-81 REPUBLIK INDONESIA PERKUAT NASIONALISME SIVITAS AKADEMIKA POLKESMA V TRENGGALEK
- IPE POLKESMA PERKUAT POSYANDU ILP SALAMREJO TRENGGALEK SEBAGAI PUSAT EDUKASI PTM DIABETES MELLITUS
- SEMARAK HUT RI KE-81 HARI KEDUA: POLKESMA V TRENGGALEK MAKIN KOMPAK, SERU DAN SPORTIF
- SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81, POLKESMA KAMPUS V TRENGGALEK HADIRKAN PARADE BUSANA
- CAPPING DAY 2026 : TONGGAK PROFESIONALISME MAHASISWA PRODI D-III KEPERAWATAN KAMPUS KAB. TRENGGALEK
- UTS GENAP PRODI TRENGGALEK : KUATKAN EVALUASI AKADEMIK MENUJU PERAWAT UNGGUL DALAM KEPERAWATAN DM
- PENGUATAN MUTU AKADEMIK MELALUI RAPAT MONEV TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2025/2026
IPE POLKESMA PERKUAT POSYANDU ILP SALAMREJO TRENGGALEK SEBAGAI PUSAT EDUKASI PTM DIABETES MELLITUS

Trenggalek – Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek Poltekkes Kemenkes Malang terus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Wilayah Binaan Berkelanjutan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai Pusat Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Penyakit Tidak Menular (PTM) Diabetes Melitus yang diselenggarakan di Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang bertujuan mengoptimalkan peran Posyandu ILP sebagai pusat edukasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), dengan fokus pada Diabetes Melitus. Program ini juga menjadi implementasi visi Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek yang memiliki keunggulan di bidang Keperawatan Diabetes Melitus.
Sebagai bentuk implementasi Interprofessional Education (IPE), kegiatan menghadirkan narasumber dari Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang yang menyampaikan materi mengenai pentingnya penerapan gizi seimbang, pengaturan pola makan, pengendalian konsumsi gula, serta strategi nutrisi dalam pencegahan dan pengelolaan Diabetes Melitus. Kolaborasi lintas profesi ini memberikan pendekatan yang komprehensif kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antarprofesi kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Selain memperoleh edukasi mengenai pencegahan PTM, kader Posyandu ILP Desa Salamrejo juga mendapatkan pelatihan keterampilan pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi kader dalam melakukan skrining faktor risiko penyakit tidak menular secara mandiri dan benar sesuai prosedur, sehingga mampu mendukung deteksi dini hipertensi sebagai salah satu faktor risiko utama Diabetes Melitus dan penyakit kardiovaskular.
Pada sesi praktik, para kader didampingi oleh dosen dan mahasiswa Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek untuk mempraktikkan teknik penggunaan tensimeter digital, mulai dari persiapan alat, posisi pemeriksaan yang tepat, pemasangan manset, hingga interpretasi hasil pengukuran tekanan darah. Pendampingan secara langsung ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sehingga kader lebih percaya diri dalam melaksanakan pelayanan kesehatan di Posyandu ILP.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan praktik. Kader Posyandu aktif mengajukan pertanyaan terkait pencegahan Diabetes Melitus, pola hidup sehat, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila ditemukan hasil pemeriksaan tekanan darah yang tidak normal. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengendalian faktor risiko PTM.
Ketua Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa kegiatan wilayah binaan berkelanjutan ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Melalui kolaborasi lintas profesi, diharapkan Posyandu Integrasi Layanan Primer mampu berkembang menjadi pusat edukasi kesehatan yang mandiri serta menjadi ujung tombak dalam upaya promotif dan preventif penyakit tidak menular di tingkat desa.
Melalui sinergi antara Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek dan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader Posyandu, meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, serta mewujudkan Desa Salamrejo sebagai wilayah binaan berkelanjutan yang menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular, khususnya Diabetes Melitus, melalui optimalisasi Posyandu Integrasi Layanan Primer.



.jpg)

